STORY TELLING…BISA!

Saya ingin memulai tulisan ini dengan beberapa checklist. Silahkan “centang” beberapa pernyataan di bawah ini sesuai dengan keadaan anda sekarang.

  1. Anda ingin melakukan story telling kepada anak-anak kecil …
  2. Anda malu jika harus beracting seperti isi ceritanya …
  3. Anda merasa tidak mempunyai kemampuan memanipulasi suara seperti karakter cerita …
  4. Anda takut merasa konyol di depan anak-anak kecil …

Dari keempat nomor diatas, apabila anda men”centang” nomor satu, dan tidak, atau hanya beberapa di nomor-nomor selanjutnya, mungkin ada baiknya jika anda membaca postingan ini sampai akhir. Apabila anda mempunyai jawaban lain, tetap tidak ada ruginya kok jika anda meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Siapa tahu anda bisa membagi tulisan ini yang berisi tentang ide-ide untuk bercerita apabila anda malu kepada teman-teman anda.

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk tetap menghadiahkan anak-anak kecil cerita-cerita yang bagus walaupun anda malu. Berikut ini ada empat ide:

1. Gunakan mainan anak-anak

Ada robot? Ada boneka? Ambil saja keduanya. Tanyalah kepada si anak siapa nama mereka. Lalu gerakkanlah robot dan boneka itu. Mulailah dengan si boneka atau robot menanyakan nama mereka seolah-olah mereka berkenalan. Anda cukup bertanya (dengan suara normal anda) “Siapa kamu?” Dan biarkanlah anak itu yang menjawabnya. Dialog demi dialog akan mengalir dengan sendirinya.

2. Maksimalkan ibu jari anda

Ambillah marker. Gambar wajah sedih dan wajah ceria di masing-masing ibu jari anda. Mulailah dengan kalimat tanya:

“Kok kamu sedih?”

“Iya.”

“Ada apa?”

Dan lalu pancinglah anak untuk menjawab. Jika masih belum ada respon dari anak, lanjutkanlah dengan adegan-adegan yang mudah. Jangan lupa untuk membicarakan hal-hal yang sederhana dan berhubungan langsung dengan dunia anak seperti nilai yang jelek di sekolah, pe-er yang susah dan lain sebagainya.

3. Perhatikan karakter-karakter di kemasan makanan/ minuman

Pada saat anak anda ingin meminum susu atau makan cereal sarapan pagi, ajaklah dia untuk mulai memberi nama makhluk-makhluk yang ada di kemasan produk. Lalu seperti dua nomor diatas, mulailah adegan menyapa. Dan selanjutnya, ikuti saja perkembangan dialog yang mungkin.

4. Manfaatkanlah karakter-karakter di kaos anak-anak anda

Karakter apa yang tergambar di kaos anak-anak? Mungkinkah tokoh kartun Ben 10 yang bisa berubah-rubah bentuk? Anda bisa mulai dari sana. Buatlah seolah-olah Ben 10 yang memanggil anak anda untuk membantu anda melipat pakaian bersih. Dari sana, imajinasi anak akan mengalir.

Memang suatu anugrah apabila anda bisa memanipulasi suara anda menirukan beberapa karakter dalam cerita. Sungguh sangat beruntung juga apabila anda mempunyai imajinasi yang tinggi untuk bercerita. Dan nilai plus apabila anda mempunyai bakat menghayati peran dalam acara story telling bersama anak. Namun kalau anda tidak begitu, itu tidak akan menjadi masalah. Sebagian besar story telling sangat tergantung dengan kemauan. Kalau anda mau, silahkan mencoba empat ide diatas sebagai awalan.



0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Beri Komentar