Liburan Sambil Nambah Pengetahuan

Liburan biasanya identik dengan acara bersantai, bersenang-senang, dan tidak ada hubungannya dengan aktivitas pendidikan. Padahal sebenernya acara mengisi liburan juga bisa menjadi wahana baru untuk belajar, dengan cara yang berbeda, dan tentunya menyenangkan.

Hah? Belajar lagi? Apa ndak mumet? Liburan kan waktunya untuk recharge pikiran, agar setelah liburan selesai, pikiran lebih segar dan siap menerima pelajaran.

Biasanya kita lebih suka mengunjungi mall dan pusat perbelanjaan, atau pergi ke tempat wisata. Namun, yang namanya liburan, tempat-tempat tersebut ramai dan harga-harga cenderung naik. Padahal kalau mau jeli, ada cara lain untuk mengisi liburan yang murah dan bermanfaat!

Berikut ini beberapa cara mengisi liburan yang murah, bermanfaat, dan pastinya menyenangkan.

Mengunjungi Museum dan Tempat Bersejarah

Kita ini punya banyak sekali peninggalan bersejarah. Di Jakarta aja, setidaknya ada 34 museum, dan itu belum termasuk bangunan dan tempat-tempat bersejara lainnya. Mengunjungi museum bisa menjadi acara liburan yang murah (rata-rata cuma bayar 2 ribu rupiah untuk ongkos masuk, bahkan ada yang gratis), dan tentu saja bisa menambah wawasan.

Jujur saja, dulu saya paling benci dengan  pelajaran sejarah. Namun semenjak mengunjungi beberapa museum, pikiran saya terbuka dan saya menyesal, kenapa dulu membenci pelajaran sejarah. Usut punya usut, rupanya metode “menghafal” yang saya peroleh semasa sekolah itu sangat membosankan dan tidak asyik. Coba dulu pas pelajaran Sejarah sambil mengunjungi langsung museum atau tempat bersejarah lain yang terkait dengan bahasan pada pelajaran tersebut. Pasti lebih menyenangkan!

Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)

Nah, di Jakarta, museum-museum yang layak dikunjungi banyak tersebar di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua. Tempat ini memang kerap menjadi favorit untuk melihat bangunan peninggalan masa penjajahan Belanda. Tercatat ada 6 museum di sini: Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, dan Museum Bahari. Di sekitar Monas, ada Museum Nasional (Museum Gajah) dan Museum Taman Prasasti.

Tuh kan, banyak toh? Padahal masih ada Museum Layang-Layang, Museum Polri, Museum TNI, Museum Proklamasi, Gedung Arsip Nasional, dan museum-museum di Taman Mini Indonesia Indah. Ini baru di Jakarta, belum di daerah lain.

Keuntungan lainnya, biasanya yang berkunjung ke museum itu sedikit, maka daripada berdesak-desakan di mall dan tempat wisata, tentu lebih nyaman melihat-lihat koleksi museum, bukan?

Mengunjungi Planetarium, Kebun Binatang, dan Tempat Pelestarian Lingkungan

Malas ke museum? Bisa juga mengunjungi kebun binatang. Melihat secara langsung hewan-hewan yang jarang kita lihat juga bisa menambah pengetahuan. Kalo di Jakarta, bisa datang ke Ragunan (favorit saya, mengunjungi Pusat Primata Schmutzer) atau ke Taman Safari di Cisarua, Pandaan, dan Bali. Memang, pengunjung tempat-tempat ini juga akan membludak, namun tak mengapa demi mengisi liburan, bukan?

Kalo ndak pengen ke kebun binatang, bisa juga datang ke suaka marga satwa, taman nasional, atau cagar alam. Untuk ke sini, memang perlu sedikir repot dalam mengurus perijinan (simaksi – surat izin masuk kawasan konservasi), namun begitu masuk percayalah akan sangat menyenangkan.

Di Jakarta, ada Suaka Margasatwa Muara Angke yang menjadi benteng terakhir abrasi di laut utara Jakarta. Atau bila pengen yang lebih jauh, bisa ke Taman Nasional Kepulauan Seribu, untuk menyaksikan penyu sisik (Eretmochelys imbricate), elang bondol (Haliastur indus) yang menjadi maskot Jakarta,  dan terumbu karang yang sangat indah.

Pengen tau tentang astronomi? Silakan kunjungi Planetarium yang berada di kompleks Taman Isamil Marzuki di Cikini. Atau kalau tertarik dan pengen tahu lebih dekat tenang budaya, bisa mengunjungi Kampung Betawi Situ Babakan atau ke Saung Mang Ujo di Bandung.

Melihat aktivitas ibadah umat beragama lain untuk menumbuhkan rasa toleransi

Bila ada uang lebih, datang ke Jogja dan mengunjungi kraton atau candi-candi lainnya. Atau mengunjungi tempat ibadah umat agama lain untuk mengenal lebih dekat untuk memupuk rasa toleransi juga menarik.

Lakukan Hobi

Bila memang benar-benar enggan keluar rumah, liburan juga bisa diisi dengan kegiatan menyenangkan. Membaca buku atau melakukan hobi yang selama ini tersita waktunya karena kesibukan tentu menarik. Sekedar melukis, mencoba membuat masakan berdasar resep di Internet, tentu juga bisa menjadi alternatif mengisi liburan yang tak hanya murah, namun juga bermanfaat.

Siapa tau dari hobi, kita juga bisa mendapatkan penghasilan sampingan. :D

Selamat mengisi liburan!


1 Komentar

  1. mariskova says:

    Foto museumnya keren :p

    Pertanyaan untuk kebun binatang: KB Ragunan sudah layak untuk dikunjungi kah? Saya sudah ratusan tahun gak kesana karena terakhir kesana tempat itu lebih seperti tempat sampah drpd kebun binatang.

Beri Komentar