Salahsatu seminar yang saya sambangi pada hari Minggu tanggal 7 Februari yang lalu hadir dengan topik ‘ Kiat-kiat dalam Memotivasi Anak agar Mandiri dan Kreatif’. Yang menarik hati saya adalah pembicara dari seminar itu. Mas Dik Doank. Entah sudah berapa lama saya berharap suatu hari dapat bertemu muka dengannya.
Apalagi saya sudah mendengar tentang keberadaan KANDANK JURANK DOANK yang menurut saya merupakan suatu proyek dari hati yang telah berperan dalam dunia pendidikan kita. Dengan cara dan metode pengajaran dan pembelajaran yang saya rasa menjadi alternatif dari sekian cara yang diketahui orang. Untuk pengetahuan lebih lanjut mengenai proyek tersebut melalu media virtual dapat mengunjungi kandankjurank.com.
Secara garis besar, Mas DD (begitu saya akan menyebutnya di sini) menyampaikan pengalamannya sebagai orang tua dimana garis pendidikan yang diterapkan kepada anak-anaknya, Ratta Billa Baggi, Geddi Jaddi Membummi, dan Putti Kayya Hatti Imanni, boleh dibilang unik. Salahsatu aspek yang menurutnya penting dikembangkan dalam diri anak adalah kebebasan berpikir dan berekspresi. Sebagai contoh, Mas DD membiarkan anak-anaknya tersebut mencorat-coret bidang datar apapun dalam bentuk apapun di lingkungan rumahnya. Menurutnya, pelarangan dalam bentuk aturan-aturan akan mengekang perkembangan pemikiran anak menuju ke arah aspek kreativitas.
Di lain pihak, saya agak terkejut ketika Mas DD menyampaikan bahwa putra-putrinya telah diajarkan untuk mencari uang sendiri semenjak kecil. Salahsatu contoh kecil adalah ketika Ratta yang pandai melukis dibayar oleh teman-temannya untuk membuat proyek kartu. Menurut Mas DD hal ini penting untuk difasilitasi dengan banyak manfaat yang salahsatunya adalah memupuk rasa mandiri dalam berusaha.Hmm, sungguh sangat menarik.
Menghadiri seminar dengan Mas DD membuat saya sangat ingin mengunjungi kandank jurank-nya di Jurangmangu Ciputat untuk mengetahui lebih dalam lagi apa dan bagaimana kegiatan mereka disana. Harapan saya selain itu? Bertemu dengan Mas Dik Doank tentunya. ![]()
mendorong tanpa merasakan tekanan terhadap kreatifitas dan jiwa enterpreneur membuat anak semakin dewasa sesuai usia dan kematangan hidup dan akhirnya menjadi pemimpin bangsa yang tulus ikhlas ……..
Amiiiin. Mudah-mudahan akan muncul semakin banyak anak-anak yg bisa jadi pemimpin bangsa yg amanah ya, Pak. Terima kasih sudah berkunjung.