Hampir mati dipanah, beberapa kali kena malaria, ditinggal teman seperjuangan, bahkan melayani tanpa dana operasional tidak membuatnya mundur… “Kami terpaksa keluar karena tidak boleh memakai tempat itu lagi, jadi kami belajar di bawah pohon.” Melalui akun *facebook*-nya dara kelahiran Toraja 24 tahun lalu ===ini sesekali mencurahkan pergumulan yang sedang dihadapinya dalam pelayanan =====sebagai guru di [...]
Hampir mati dipanah, beberapa kali kena malaria, ditinggal teman seperjuangan, bahkan melayani tanpa dana operasional tidak membuatnya mundur… “Kami terpaksa keluar karena tidak boleh memakai tempat itu lagi, jadi kami belajar di bawah pohon. ” Melalui akun *facebook*-nya dara kelahiran Toraja 24 tahun lalu ===ini sesekali mencurahkan pergumulan yang sedang dihadapinya dalam pelayanan =====sebagai guru di [.
pendidikan berkarakter .
Ketika Daff, Dep, Ken dan saya berkumpul untuk beberapa cangkir kopi, kami memutuskan untuk mengangkat tema teknologi di postingan-postingan kami. Dan waktu itu saya langsung teringat oleh seorang guru yang menurut saya benar-benar perlu diketahui banyak orang di dunia. Saya memutuskan untuk berkomunikasi dengan Paula. Berikut adalah cuplikan jawaban dari tiga pertanyaan yang saya kirimkan [. ].
Salahsatu seminar yang saya sambangi pada hari Minggu tanggal 7 Februari yang lalu hadir dengan topik ‘ Kiat-kiat dalam Memotivasi Anak agar Mandiri dan Kreatif’. Yang menarik hati saya adalah pembicara dari seminar itu. Mas Dik Doank. Entah sudah berapa lama saya berharap suatu hari dapat bertemu muka dengannya. Apalagi saya sudah mendengar tentang keberadaan [.
Liburan biasanya identik dengan acara bersantai, bersenang-senang, dan tidak ada hubungannya dengan aktivitas pendidikan. Padahal sebenernya acara mengisi liburan juga bisa menjadi wahana baru untuk belajar, dengan cara yang berbeda, dan tentunya menyenangkan. Hah. Belajar lagi. Apa ndak mumet.
Mungkin beda ya..RSBI yang ditempatku mengajar justru gak mungut biaya apa-apa dari Wali murid, kami cuma memaksimalkan fasilitas yg udah diberikan pemerintah, sekolahnya gratis lho.... cuma pedihnya setelah RSBI dibubarkan pak Mentri, kami para guru honor RSBI Propinsi Riau gak lagi di gaji.....pedih....ya,
sANgAT BgUs sEKli
Pak Muhammad Deviana Syuja'i, sudah saya tambahkan penjelasan untuk poin ke-4nya. Terima kasih.
terima kasih informasinya, sayang yang ke empat tidak ada penjelasannya
Terima kasih atas tanggapannya, pak Ronaldi. Saya menuliskan ini apa adanya berdasarkan tanggapan rekan-rekan kerja (dulu). Walaupun pahit, demikianlah adanya. Saya berbaik sangka bahwa golongan (yang berat orientasinya hanya pada 'dibayar') tersebut minoritas. Terima kasih sudah menyuarakan yang diharapkan dari profesi mulia ini :)